"Kenapa kamu bisa kalah ranking sama anaknya janda?"
Sebegitu jeleknya nasib anak seorang janda? Hingga untuk menjadi yang terbaik di kelas, Elmida harus mendapat tanggapan yang menusuk tepat di hatinya? Menjadi janda dan menjadi yatim sejak usia kecil bukanlah pilihan mereka, ibu, Elmida dan Ahmad.
Satu kalimat itu yang membuat Elmida ingin merubah nasibnya, mengubah dunia kecilnya menjadi besar, suatu saat nanti. 5 Tekad Suci yang menjadi tujuannya melangkah di masa depan untuk menggapai harapan yang gemilang.
Kehidupan masa kecil yang kurang berpihak, terekam rapi dalam memory Elmida. Tak mudah untuk melupakan begitu saja kenangan itu, apalagi mengabaikannya.
Bayangan rasanya disepelakan, di rendahkan, dilecehkan dan ora di uwongno begitu membekas bagai cakaran kuku tajam yang begitu dalam menghunjam hingga sulit untuk di tutup kembali.
Justru "hanya" satu kalimat itulah yang menjadikan tekad Elmida untuk bisa mengubah dunianya menjadi lebih baik. Satu kalimat itu takkan bisa menghapus harapannya untuk meraih cita-cita dan impian masa depannya.
Ia kesampingkan rasa lelah, ia campakkan rasa malu, ia bulatkan tekad untuk bekerja keras meraih dan menggenggam tujuannya. Setiap semangatnya kendur dan rasa jenuh datang menghampiri, ia ingat-ingat kembali kalimat itu. Maka, semangatnya untuk berlari kencang dan marathon mengejar impian itu membara lagi.
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri," (QS. Ar-Ra'd : 11)
5 Tekad Suci Elmida, yang ia jadikan kunci meraih sukses di masa depan, demi menebus masa kecilnya yang kurang beruntung. Akankah Elmida bisa memenuhi 5 Tekad Sucinya? Serta bagaimana lika dan liku kehidupannya selama menjalani masa-masa perjuangan itu?
5 Tekad Suci Elmida kali ini sengaja kutulis untuk membangkitkan semangat mereka para pemuda -pemudi harapan bangsa untuk tidak menyalahkan masa lalu yang tidak berpihak pada mereka. Justru hal itu bisa di jadikan cambuk untuk meraih masa depan. Apa saja 5 Tekad Suci Elmida itu?
"Bahkan .. jalan yang lurus dan muluspun bisa memberikan aral bagi penggunanya, apalagi jalan terjal yang akan di lalui. Harus ada usaha dan do'a untuk bisa melewati semua itu dengan hasil akhir yang sesuai harapan."
Nantikan di Novel yang akan diterbitkan InsyaAllah di bulan April 2020. Semoga bisa 💪